
Adzan dan iqamah bukan sekadar panggilan suara semata, tetapi merupakan momen penting bagi setiap Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan doa yang spesial, dzikir, dan mempersiapkan hati sebelum menunaikan shalat. Dalam artikel ini kita akan membahas lengkap:
- Bacaan **doa setelah adzan** (Arab, Latin, dan arti),
- Dalil dan keutamaannya,
- Doa dan adab antara adzan dan iqamah,
- Apakah ada doa khusus **setelah iqamah**,
- Dalil hadits tentang doa di antara adzan dan iqamah,
- Penjelasan lengkap menurut ulama.
Semua pembahasan disusun dengan rapi dan mudah dipahami, lengkap dengan referensi lain seperti link ke pengertian hadits menurut ulama, pengertian hadits sunnah, pengertian sunnah dan contoh artikel doa dari Badan Wakaf.
Pengantar: Pentingnya Doa Saat Adzan dan Iqamah
Adzan adalah panggilan untuk menunaikan shalat; sedangkan iqamah merupakan panggilan akhir sebelum shalat dimulai. Di antara kedua panggilan ini ada waktu singkat yang sangat istimewa — waktu di mana doa tidak ditolak oleh Allah menurut hadits shahih. Selain itu, ada bacaan khusus yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ yang terbukti dari hadits shahih, yang menjadi amalan umat Muslim sepanjang zaman.
Pembaca akan menemukan teks doa, penjelasan dalil, serta adab ibadah yang lengkap di setiap bagian berikut.
📖 Doa Setelah Adzan — Arab, Latin, Arti
Doa yang dibaca setelah adzan memiliki lafaz Arab yang sangat terkenal, diriwayatkan dari sahabat Jabir bin Abdullah ra. Doa ini menunjukkan permohonan kepada Allah untuk diberikan wasilah dan kedudukan terpuji bagi Nabi Muhammad ﷺ.
✍️ Lafaz Arab
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ
آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ
وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ
📜 Latin Transliterasi
Allahumma rabba hâdzihid-da’wati at-tâmmati wash-shalâtil-qâimati,
Âti Muhammadanil wasîlata wal-fadhîlata,
Wab’athhu maqâman mahmûdanil ladzî wa’adtah.
📘 Arti Bahasa Indonesia
“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan sempurna ini dan shalat yang akan dilaksanakan, berilah Nabi Muhammad ﷺ wasilah dan keutamaan, dan bangkitkanlah beliau pada maqam yang terpuji yang telah Engkau janjikan.”
Doa ini sering disebut “doa setelah adzan” karena sesuai yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ dan disebutkan dalam banyak riwayat hadits shahih, di antaranya di beberapa sumber fiqh dan amalan ibadah Muslim modern. :contentReference[oaicite:0]{index=0}
📚 Dalil Tentang Doa Setelah Adzan
Salah satu hadits yang sahih dan diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim menjelaskan bahwa Nabi ﷺ bersabda: “Doa tidak ditolak di antara dua adhan.” Ini menunjukkan keutamaan berdoa setelah adzan sambil menunggu iqamah. :contentReference[oaicite:1]{index=1}
Hadits berikut:
“Ada doa antara dua adzan (adzan dan iqamah).”
— Riwayat Shahih al-Bukhari
Hadits ini menegaskan bahwa waktu di antara adzan dan iqamah adalah saat yang mustajab untuk berdoa. :contentReference[oaicite:2]{index=2}
🧎♂️ Adab Berdoa Setelah Adzan
Sebelum masuk ke bagian berikutnya — doa antara adzan dan iqamah — ada beberapa adab yang baik diamalkan saat berdoa setelah adzan:
- Duduk dengan tenang setelah adzan selesai.
- Mengingat Allah dengan dzikrullah dan tasbih.
- Membaca doa yang diajarkan oleh Nabi ﷺ atau doa lainnya yang baik dari Al-Qur’an dan sunnah.
- Memohon ampun, hajat pribadi, dan kebaikan dunia akhirat.
⏱️ Doa Antara Adzan dan Iqamah — Keutamaan & Dalil
Waktu di antara adzan dan iqamah adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa menurut banyak ulama. Bahkan dalam hadits disebutkan bahwa doa seseorang antara adzan dan iqamah tidak ditolak oleh Allah apabila dilakukan dengan khusyuk dan penuh harap.
Menurut pendapat ulama kontemporer dan klasik, meskipun tidak ada lafaz khusus yang wajib, dianjurkan membaca dzikir, doa dari Al-Qur’an dan dzikir lain seperti:
- Doa keselamatan dunia dan akhirat,
- Dzikir tasbih, tahmid, tahlil, takbir,
- Permohonan ampun, rezeki, kesehatan, dan hajat lain.
Beberapa sumber memberi tambahan bahwa salah satu doa yang sering dibaca di antara adzan dan iqamah adalah doa keselamatan, dengan permintaan untuk dunia dan akhirat — sesuai tuntunan hadits yang diriwayatkan oleh al-Tirmidzi. :contentReference[oaicite:3]{index=3}
Hadits dari Anas bin Malik ra menyatakan:
“Doa tidak ditolak antara adzan dan iqamah. Maka berdoalah kalian kepada Allah.”
— Riwayat Sunan al-Tirmidzi. :contentReference[oaicite:4]{index=4}
📜 Contoh Doa yang Dianjurkan Antara Adzan dan Iqamah
Berikut contoh doa yang sering diamalkan antara adzan dan iqamah (tidak wajib tetapi dianjurkan):
- Allahumma inni as’aluka al-’afiyah fi ad-dunya wal-akhirah (Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat).
- Dzikir: SubhanAllah, Alhamdulillah, La ilaha illAllah, Allahu Akbar.
- Doa pribadi sesuai dengan kebutuhan hamba.
📌 Catatan Fiqh Mengenai Doa Antar Adzan-Iqamah
Berdasarkan fatwa mayoritas ulama, doa antara adzan dan iqamah adalah mustahabb (dianjurkan), bukan wajib. Tidak ada lafaz tertentu yang harus dibaca selain yang diajarkan Nabi ﷺ, tetapi dianjurkan membaca doa, dzikir, dan pemohonan hajat kepada Allah dengan hati yang khusyuk. :contentReference[oaicite:5]{index=5}
🕌 Apakah Ada Doa Khusus Setelah Iqamah?
Berdasarkan kajian banyak ulama, tidak ada bukti shahih yang menyatakan adanya **lafaz doa khusus yang disyariatkan setelah iqamah** seperti halnya setelah adzan. Maka dari itu, kebiasaan yang biasa dilakukan setelah iqamah adalah memperbanyak dzikir umum dan persiapan hati untuk masuk shalat.
Beberapa ulama menjelaskan bahwa melakukan dzikir umum, istighfar, dan persiapan hening sebelum shalat lebih utama daripada membaca doa tertentu yang tidak memiliki dasar kuat. :contentReference[oaicite:6]{index=6}
📊 Perbedaan Doa Setelah Adzan dan Setelah Iqamah
| Aspek | Doa Setelah Adzan | Doa Setelah Iqamah |
|---|---|---|
| Dasar Hadits | Ada lafaz yang diajarkan Nabi ﷺ (shahih) | Tidak ada lafaz khusus yang shahih |
| Waktu Mustajab | Sangat dianjurkan | Dzikir umum dianjurkan |
| Contoh Bacaan | Doa wasilah Nabi ﷺ | Dzikir umum / doa pribadi |
🧠 Keutamaan Doa Ini Dalam Ibadah
Bacaan doa setelah adzan dan dzikir antara adzan dan iqamah merupakan bagian dari sunnah Rasulullah ﷺ yang mulia. Saat kita bangkit menunaikan panggilan adzan, doa ini menunjukkan kedekatan kita kepada Allah dan kecintaan kepada Rasul sebagai bentuk pengabdian hati, bukan sekadar ucapan tanpa makna.
📌 Hadits & Penjelasan Ulama
Banyak ulama klasik dan kontemporer menjelaskan pentingnya memperhatikan doa ini sebagai bagian dari adab ibadah. Doa ini bisa menjadi sarana untuk memohon ampun, hajat, kesehatan, keselamatan, rezeki, dan kebaikan dunia-akhirat, karena waktu ini disebut sebagai waktu yang mustajab. :contentReference[oaicite:7]{index=7}
🙏 Summary dan Tips Amalan
- Bacalah doa setelah adzan dengan latin dan arti yang dipahami hati.
- Gunakan waktu antara adzan dan iqamah untuk dzikir, istighfar, dan doa hajat.
- Persiapkan diri dengan khusyuk memasuki shalat setelah iqamah.
- Hindari doa yang tidak memiliki dasar atau bukan dari sunnah.
- Jadikan ini bagian dari rutinitas ibadah Anda setiap kali adzan berkumandang.
❓FAQ (Frequently Asked Questions)
Apakah doa setelah adzan wajib?
Tidak wajib, tetapi sunnah dan sangat dianjurkan karena diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ. Doa ini memiliki dasar dalil yang sahih dalam hadits. :contentReference[oaicite:8]{index=8}
Apakah ada doa khusus setelah iqamah?
Menurut banyak ulama, tidak ada lafaz khusus yang disyariatkan setelah iqamah. Dzikir umum dan persiapan shalat lebih dianjurkan. :contentReference[oaicite:9]{index=9}
Bolehkah berdoa kapan saja antara adzan dan iqamah?
Ya, waktu ini termasuk mustajab untuk berdoa dan dzikir sesuai hadits shahih. :contentReference[oaicite:10]{index=10}
Semoga artikel ini membantu Anda memahami dengan lebih komprehensif terkait doa setelah adzan dan setelah iqamah beserta latar belakang dalil serta adabnya. Aamiin.
