Sedekah Atau Qurban Lebih Utama Yang Mana?

Sedekah Atau Qurban Lebih Utama Yang Mana?

Wakaf QuranSedekah Atau Qurban Lebih Utama Yang Mana?

Menjelang Qurban yang waktunya hanya tersisa kurang dari 2 bulan lagi banyak kembali yang bertanya, jika kita diberi rezeki apakah kita harus mendahulukan sedekah atau menunaikan qurban?

Lihat Rekomendasi : Percetakan Alquran

Sedekah Atau Qurban Lebih Utama Yang Mana?

Dilansir dari beberapa sumber menyatakan  pendapat dari salah satu ulama.

Imam Ahmad menyatakan bahwa menyembelih hewan qurban menjadi yang lebih diutamakan daripada bersedekah senilai harga hewan yang akan diqurbankan. Ibnul Qayyim berkata:

“Menyembelih pada waktunya lebih utama daripada sedekah dengan harganya, sekalipun dengan jumlah sedekah yang lebih besar daripada harga kurban, karena penyembelihan dan mengalirkan darah itu sendiri menjadi sasaran, ia adalah ibadah yang disandingkan dengan shalat.”

Di setiap agama ada shalat dan penyembelihan yang tidak bisa digantikan dengan hal lainnya. Oleh sebab itu apabila seseorang mensedekahkan harga dan haji tamatthu’ sekalipun dengan nilai yang berkali-kali lipat, maka ia tetap tidak bisa menggantikannya, begitu juga dengan qurban.

Baca Juga Artikel : 8 Hal Yang Membedakan Pelaksanaan Aqiqah Dan Qurban

Mengapa Qurban Lebih Utama?

  • Qurban merupakan ibadah khusus yang telah Allah perintahkan di waktu yang khusus pula. Sementara sedekah adalah ibadah umum yang pelaksanaannya tidak dibatasi waktu atau tidak ada waktu-waktu khusus dalam menunaikannya. Bila suatu ibadah telah ditentukan dalam waktu yang khusus, maka ibadah tersebut merupakan ibadah yang mesti diutamakan waktu pelaksanaannya karena tidak termasuk ke dalam ibadah umum.

Qurban juga merupakan ibadah yang waktunya Mudhoyyaq atau sempit/terbatas, dan tentunya lebih baik diproritaskan. Qurban hanya dapat dilaksanakan pada 10 Dzulhijjah dalam kurun waktu satu tahun sekali. Maka dengan itu, qurban lebih layak diutamakan.

  • Qurban merupakan sunnah Rasulullah SAW dan amal-amalannya kaum muslimin. Seandainya sedekah harga bisa menjadi yang lebih utama, tidak mungkin Rasulullah SAW melakukan amalan yang kalah utama dengan amalan yang lain selama sepuluh tahun di Kota Madinah hingga beliau wafat.
  • Sesuatu hari muslimin di zaman Rasulullah SAW tertimpa paceklik, saat itu waktu qurban telah tia, namun Rasulullah SAW tidak memerintahkan kaum muslimin untuk bersedekah dengan harga qurban. Malah sebaliknya Rasulullah SAW tetap memerintahkan kaum muslimin untuk menyembelih dan membagikan dagingnya kepada para kaum muslimin.
  • Perbedaan hukum qurban yang diperdebatkan di kalangan para ulama, sebagian dari mereka ada yang mewajibkannya, hal ini tidak terjadi untuk sedekah harga.

Dengan demikian, seorang telah memilih langkah yang bermaslahat. Karena ada kemungkinan dia dapat melakukan kedua ibadah tersebut. Di hari raya kurban dia berkurban, kemudian di luar hari raya kurban, dia bisa bersedekah.

Berbeda dengan apabila ia meninggalkan qurban di hari raya qurban, kemudian ia lebih memilih menunaikan sedekah, maka ia akan kehilangan kesempatan untuk meraih pahala qurban dan ia hanya bisa melakukan satu ibadah saja diantara ibadah harta ini yakni sedekah yang mana waktunya longgar. Wallahu’alam Bishawab.

Semoga dengan adanya sedikit penjelasan tentang keutamaan sedekah atau qurban ini, kita diberikan kelapangan untuk dapat menjalankan seluruh perintah Allah SWT dengan baik. Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin.

Scroll to Top