Pembangunan Masjid Pesantren Cibiru Tahap Pengecoran Balok Lantai Dua

WAKAF QURAN – Tiang lantai satu telah berdiri dengan kokoh saatnya memasuki tahap pengecoran tiang lantai dua!

Assalamu’alaikum Sahabat Bawais! Alhamdulillah wa Syukurillah, berkat kemurahan hati para donatur Bawais sekalian, hingga saat ini (16/11/2023) pembangunan Masjid dan Pesantren Cibiru yang berlokasi di Jalan Manisi, samping perumahan Raoseun, Pasir Biru, Cibiru, Bandung, masih terus berlanjut. Asep Ridwan selaku penanggung jawab dalam proyek pembangunan Masjid dan Pesantren Cibiru ini senantiasa melaporkan secara berkala setiap tahap yang dilalui.

Setelah beberapa hari yang lalu proses pembangunan memasuki tahap pembuatan papan untuk bekisting, pemasangan bekisting untuk balok, tahap penyelesaian pemasangan bambu pijakan untuk cor balok hingga pengecekan ulang untuk persiapan pengecoran balok lantai dua. Alhamdulillah, pada Rabu (16/11/2023) malam, hingga Kamis (17/11/2023) pagi hari Asep Ridwan bersama timnya melaporkan bahwa pembangunan Masjid dan Pesantren Cibiru mulai memasuki tahap pengecoran untuk tiang lantai dua.

Para pekerja bersiap di lokasi mulai dari pukul 8 malam untuk berjaga-jaga. Truk Molen beserta Truk pompa beton pun tiba sekitar pukul 12.30 dini hari. Sehingga, pengecoran pun baru mulai dilaksanakan dini hari.

Dalam proses pembuatan beton di batching plant untuk pengecoran ini, menggunakan 8 Truk Molen dan 1 Truk Pompa Beton. Serangkaian peralatan ini digunakan untuk mencampur berbagai material bahan mentah dengan baik. Sehingga, dapat menciptakan beton yang kualitasnya lebih baik dengan daya tahan lebih unggul.

Tim sempat mengalami kendala ketika Truk pompa beton memasuki kawasan Rumah Tahfidz Al Hilal 5 Pasir Biru. Hal ini sempat disampaikan oleh Tri Sopian salah satu tim penanggung jawab yang turut hadir di lokasi. “Kita sempat memotong besi di area pintu masuk, karena Truk pompa mengalami kesulitan saat mau masuk. Mohon doanya, semoga kita diberi kelancaran,” ujarnya.

Pembina Yayasan Al Hilal, Bapak H Nandang juga turut hadir di lokasi untuk ikut mendampingi dan menyampaikan beberapa alasan kenapa tahap ini dilaksanakan pada malam hari. “Tahap ini sengaja dilakukan malam hari, karena kalau siang hari pasti macet dikhawatirkan mengganggu orang lain, pasti perjalanannya lebih lama juga. Tapi, kalau malam hari alhamdulillah lancar,” ujarnya.

Proses ini dikerjakan oleh sekitar 17 pekerja bangunan beserta crew yang bertugas 5 orang. Tahapan pengerjaan pun dimulai dari bagian belakang terlebih dahulu, lalu setelahnya baru dimulai ke bagian depan.

Pembina Yayasan Al Hilal, Bapak H Nandang juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para donatur yang telah ikut berkontribusi dalam program Pembangunan Masjid dan Pesantren Cibiru. “Kami atas nama pondok Pesantren mengucapkan terima kasih, Jazakumullahu Khairan Katsiran kepada para donatur yang telah menitipkan infak sedekah jariyahnya untuk masjid pondok pesantren. Mudah-mudahan pahalanya selalu mengalir kepada kita dan para donatur. Baik untuk orangtuanya atau siapa saja. Mudah-mudahan, dengan sedekah jariyah ini Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.

Diharapkan nantinya masjid ini akan menjadi pusat peribadahan para santri untuk mengaji dan menghafal Al-Quran. Dengan berpartisipasi pembangunan masjid, Sahabat tidak hanya mendukung pembangunan masjid, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendidik generasi penghafal Al-Quran.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top