Berbagi Kebahagiaan Dengan Anak Yatim

Berbagi Kebahagiaan Dengan Anak Yatim

BADANWAKAF.COM, Berbagi Kebahagiaan Dengan Anak Yatim!

Ikhlaslah agar setiap harta dan tenaga yang engkau usahakan untuk mereka tidak sia-sia, karena ada pesan indah untuk para Pengasuh Anak Yatim dari Rasulullah yang berbunyi;

“Aku dan orang yang menanggung Anak Yatim (kedudukannya) di Surga seperti ini”, mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah berdekatan. (HR. Bukhari)

[ Lihat Juga Rekomendasi : Penerbit Alquran ]

Yatim, adalah anak yang ditinggal ayahnya (meninggal) ketika usianya masih kecil, atau belum baligh. Sementara jika yang tiada adalah ibu, maka disebut dengan piatu. 

“Tidak lagi disebut yatim anak yang sudah bermimpi (baligh).” (HR. Abu Daud dari Ali bin Abi Thalib). (Sunan Abi Daud, Kitab Al-Washaya No. 2489).

Tidak ada satu pun anak yang menginginkan dilahirkan dalam keadaan seperti itu, dengan kondisi orang tua yang tidak lengkap, atau bahkan tanpa keduanya sama sekali. 

Maka, keberadaan mereka, “anak yatim”, seharusnya menjadi perhatian kita semua. 

Al-Qur’an secara tegas mengatakan, anak yatim adalah sosok-sosok yang harus dikasihi, dipelihara dan diperhatikan. 

Allah berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik,” (QS. Al-Baqarah [2]: 220).

Berbagi Kebahagiaan Dengan Anak Yatim
Berbagi Kebahagiaan Dengan Anak Yatim

[ Lihat Juga Rekomendasi : Penerbit Alquran ]

Scroll to Top